>

Anak Kecil itu Menyapaku!


Apakah ada kebetulan dalam hidup? 

Tak ada, jawab seseorang. Semua sudah di atur oleh semesta. Sebagai umat Islam, kami percaya bahwa Tuhan telah mengatur semuanya. 

Sekitar pukul 5 sore, aku berangkat menuju sekolah anakku untuk menjemputnya. Begitu keluar dari gerbang, ku lihat beberapa bocil sedang bermain, latihan gerak jalan tanpa ada yang membimbing. Ya, gerak jalan menjadi agenda tahunan sebagai bentuk peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. 

Bocil-bocil itu menyapa, karena memang kami kenal. Mereka biasa memanggilku "ibu". Itu memang menjadi sapaan untukku sejak tinggal di Dasan Penyonggok. 

***

Aku mampir di pedagang lauk di Kotaraja, Ibu Ida. Aku membeli sate daging khusus untuk anakku, biar lahap makannya. Di rumah sebenarnya masih ada lauk, tapi sebagai ibu yang baik untuk anaknya aku berusaha memberikan yang terbaik. Siapa tau dia bosen dengan lauk kemarin, jadi ku belikan sate daging sebagai tambahan. 

"Kakak, kakak. Kakak Cantik!" Ucap seorang anak kecil sambil memegang bajuku. Wajahnya ceria, tersenyum kepadaku. Aku gelagapan, tak menyangka akan mendapat kata-kata itu dari anak kecil yang ku kira berusia sekitar 5 tahun. 

"Ya" Ucapku. Anak itu pergi, berlari menghampiri temannya. Tunggu, aku menyadari sesuatu. Mengapa aku tidak bilang kepadanya, "adek juga cantik". Aduuuh... Ini mungkin efek dari baru bangun tidur. Jadi kesadaran ku belum pulih 100%. 

Aku mengambil pesanan, lalu meninggalkan tempat itu. Sambil masih berpikir, "pertanda apa ini? Kenapa tiba-tiba anak kecil tak ku kenal menyapa dengan ramah, ngatain aku cantik pula sambil tersenyum ceria. Hmm... Apapun itu semoga pertanda baik. 


Selasa, 11 Agustus 2026 


Previous
Next Post »