Mendidik dengan Baik,
Benar dan Indah
Salah seorang kawan
guru mengabariku tentang perihal siswa binaannya. Ada laporan bahwa siswa tersebut
bolos sekolah karena disuruh keluar oleh guru mata pelajaran yang saat itu
memiliki jadwal mengajar di kelas binaan kawan guru tersebut. Untuk
mempermudah, siswa tersebut kita panggil saja Rey.
Hari itu, Rey
terlambat masuk kelas. Ku rasa itu sudah menjadi kebiasaan Rey di sekolah. Dalam
mata pelajaran yang ku ampu pun, Rey selalu terlambat, alasannya ke kantin
karena belum sempat sarapan, atau ke toilet dan sebagainya. Awalnya keterlambatan
itu selalu sembarangan, tanpa pemberitahuan kepada siapapun. Memahami bahwa
setiap anak sedang berkembang, dan dalam perkembangannya itu mereka memiliki
kehendak, yang oleh guru sebenarnya harus diarahkan agar kehendak tersebut
condong ke hal-hal yang positif, maka dalam kelasku selalu ku tekankan bahwa
jika jam pelajaran sudah mulai dan mereka ingin meninggalkan kelas untuk suatu
keperluan, ku minta mereka meminta izin (sebenarnya pemberitahuan) kepada ketua
kelas. Dan itu pun disepakati. Sehingga mulai hari itu, setiap aku masuk ke
kelas dan mengecek keberadaan siswa, semuanya jelas berada dimana. Dengan kata
lain, aku mencoba untuk membuatnya teratur terlebih dahulu sebelum di arahkan.
Sebab, perubahan itu butuh proses. Hanya orang-orang tolol yang menginginkan
perubahan dilakukan orang dalam sekejap mata.
Dan kata temanku, hari
itu Rey terlambat masuk di kelas salah seorang guru. Tentu saja aku tak tahu
kejadian pastinya bagaimana. Hanya saja, aku mencoba menganalisis dari sudut
pandang logika, etika dan estetika, serta tanggung jawab seseorang yang memilih
guru sebagai identitas.
Menurutku, jika memang
siswa melakukan kesalahan, bukan rasa marah yang harus ditunjukkan oleh seorang
guru apalagi sampai terjadi pengusiran. Nanti secara tidak langsung akan
berefek pada psikologi anak. Kalaupun siswa belum berperilaku baik, maka itulah
yang menjadi tugas guru, bagaimana membimbing siswa tersebut bisa berperilaku
baik. Jika siswa sudah baik, maka tugas guru apa? Memperbaiki kepribadian siswa itulah salah satu bentuk tugas dan tanggung jawab guru.
Namun, faktanya guru
terkait malah melakukan pengusiran siswa dari kelas yang berefek pada bolosnya
siswa tersebut. Maka, ku sarankan kepada kawanku untuk membicarakan masalah
tersebut dengan guru terkait dengan memberi penjelasan tentang profil yang
dimiliki Rey saat ini. Rey memiliki profil yang berbeda dari kawan-kawannya,
dan untuk saat ini harus dimaklumi sambil dipikirkan bagaimana langkah yang
harus dilakukan agar profil Rey berubah/menjadi lebih baik. Sehingga kebaikan, kebenaran dan keindahan bisa dirasakan bersama.
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon