Nah, disinilah pentingnya media pembelajaran. Dalam hal ini lembar kerja.
Saya memberi penjelasan kepada mereka bahwa sore ini saya tak bisa menemani mereka belajar. Ada keluarga yang sakit dan akan saya jenguk. Disini saya mencoba memberi pemahaman kepada mereka tentang empati.
Ada ekspresi kecewa dari wajah ketiga anak tersebut. Yang perlahan berubah menjadi ekspresi permakluman.
Saya mengajak mereka berpikir, memberi ide agar mereka hari ini belajar kelompok di rumah Nesia. Aila dan Nesia menerima ide itu dengan penuh semangat, Indah ragu-ragu, agak menolak. Nah, disini lah pentingnya komunitas, dua lawan satu, maka yang menang pasti yang dua. Setelah ngobrol sebentar, Indah terpengaruh, lalu bersedia mengikuti ide yang saya berikan, "belajar kelompok di rumah Nesia".
Saya memberi lembar kerja ke anak-anak. 6 lembar kerja, 3 lembar terkait dengan matematika, 2 lembar terkait bahasa Indonesia, dan satu lembar mewarnai.
Anak-anak menerima lembar kerja tersebut seperti menerima hadiah ulang tahun. Mereka terlihat bahagia dan bersemangat. Itu yang kadang membuat saya berpikir untuk melakukan riset terkait anak-anak, menuliskan segala kemungkinan penyebab mengapa mereka bisa seperti itu. Tapi, tulisan ilmiah butuh data, gak bisa asal-asalan. Untuk itu, butuh waktu dan tenaga dalam proses pengumpulan data tersebut. Saat ini saya belum memiliki kesempatan untuk melakukan itu. Saya berpikir apa yang saya fahami terkait dengan pendidikan anak-anak diaplikasikan saja dulu. Biar orang lain memberikan penilaian, biar hasil yang memberikan validasi atas apa yang sudah saya lakukan.
Beberapa orang tua dari anak-anak memberikan data terkait anak-anak mereka. Alhamdulillah positif. Saya sangat bersyukur ketika ada orang tua yang menceritakan perubahan-perubahan positif anak mereka setelah mengikuti bimbingan. Bukan untuk narsisme, tetapi sebagai validasi bahwa apakah yang saya lakukan untuk anak-anak sudah tepat. Tentu, saya tak bisa mengklaim bahwa perubahan itu karena saya sendiri, ada keterlibatan orang tua/keluarga memberikan dukungan penuh, ada peran aktif anak-anak mengikuti proses, dan yang paling penting dari semua itu adalah "ada bantuan dari Tuhan".
Kendala selama proses pembelajaran tentu selalu ada. Bagi saya itu menjadi tantangan kami dalam berproses.
Sebentar lagi, anak-anak akan menerima laporan hasil belajar dari gurunya di sekolah. Saya menunggu kabar tentang itu sebagai bahan evaluasi juga untuk membuat rencana tindak lanjut terkait dengan apa yang seharusnya kami lakukan di hari-hari berikutnya.
Penyonggok, 19 Juni 2026
Sign up here with your email



ConversionConversion EmoticonEmoticon