>

Tugas Matematika

 


Terkadang saya merasa aneh dengan kebanyakan guru hari ini. Apalagi ketika membaca pesan dari salah seorang peserta bimbel yang menanyakan tentang PR dari gurunya, menulis bilangan 1.000 - 10.000. PR yang takkan pernah saya berikan kepada siswa saya. 

Tentu saja, setiap orang punya alasan untuk melakukan sesuatu. Termasuk guru ini. Dia mungkin ingin memperkenalkan semua bilangan ribuan ke siswa. Tapi gak gini juga caranya. Itu menurut saya. Saya, sebagai guru matematika tentu takkan pernah melakukan hal ini. Bagi saya, yang terpenting adalah siswa mengenal bilangan. Ketika ditampilkan bilangan kepadanya, ia bisa membaca namanya. Bagi saya itu sudah cukup. Sebab, ada banyak hal yang lebih penting untuk dilakukan. Misalnya memahami operasi hitung bilangan dan menyelesaikan masalah kontekstual terkait hal tersebut. 

Tapi, bagaimana pun perbedaan pendapat harus dihormati sebagai keragaman atas ciptaan Tuhan. Saya menulis ini tidak dalam rangka menyalahkan guru tersebut, saya hanya menunjukkan bahwa ada hal terjadi seperti ini, suatu hal yang tak akan pernah saya lakukan sebagai guru. 

Maka, sebagai pembimbing, yang bisa saya lakukan adalah memberi penjelasan terkait tugas tersebut sekaligus memberi support kepada anak tersebut tanpa harus menyalah-nyalahkan gurunya. Karena saya faham akan dampak negatif yang secara tak langsung terjadi. Bukankah tak ada orang yang suka di salah-salahkan. Termasuk hari ini terjadi seseorang yang menurut saya bersalah tak merasa bersalah sama sekali. 

Siapakah itu? 

Please jangan tanya siapa. Karena tulisanku fokus pada "apa" dan "bagaimana", bukan " Siapa". 


Penyonggok, 4 Agustus 2026

57 menit menuju pergantian hari. 

Previous
Next Post »